-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dukung Bauran Energi Ramah Lingkungan, PLN UIK SBS Go Live Cofiring PLTU Tarahan

Friday, November 26, 2021 | 10:42:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2021-11-26T03:42:17Z
Foto Dok PLN


PLN UIK SBS berhasil melakukan cofiring PLTU Tarahan dengan memanfaatkan biomassa (Woodchip). Kegiatan tersebut akan mendukung target bauran Energi nasional untuk EBT sebesar 23% di tahun 2025


energikita.id - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumatera Selatan (UIK SBS) berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam mencapai target zero carbon pada 2060. Untuk mencapai hal tersebut PLN UIK SBS melakukan Go Live Co-firing PLTU Tarahan (2x 100 MW).


Acara dilaksanakan secara virtual turut dihadiri oleh EVP Pembangkitan dan EBT, Bambang Iswanto, yang mewakili Dirregsumkal. EVP Perencanaan & Enjiniring EBT PT PLN (Persero), Cita Dewi, yang mewakili DirMPro dan EBT serta GM PLN UIKSBS, Djoko Mulyono, dan seluruh Senior Manager, Manajer Unit Pelaksana PLN UIK SBS.Juga hadir peserta dari Unit : UIKSBU, UIKal, UIKL Sul.


General Manager PLN UIK SBS, Djoko Mulyono, dalam sambutannya menjelaskan Co-firing PLTU Tarahan  merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan global terhadap perubahan iklim dan menjawab target RUPTL PLN pada tahun 2025 EBT harus mencapai target 23% .


Selain dari sisi lingkungan, Djoko Mulyono melanjutkan dengan Co-firing PLTU Tarahan ini, tentunya PLN dapat menjawab harapan konsumen terhadap listrik yang andal, murah dan ramah lingkungan (green).


Saat ini PLN UIK SBS memiliki kapasitas pembangkit EBT sebesar 30%. Pembangkit tersebut terdiri dari 1 PLTP  dan 7 PLTA yang tersebar di provinsi Sumatera Barat, Bengkulu dan Lampung. 


PLN UIK SBS telah melakukan uji coba terhadap 5 PLTU untuk dilakukan Co-firing. Dimana PLTU Bukit Asam telah berhasil Co-firing pada tanggal 24 Agustus 2021, dan pada hari ini akan dilakukan Go live Co-firing PLTU Tarahan.


“Komitmen kami 5 PLTU  yang ada semua melakukan Co-firing memanfaatkan material biomassa. PLTU Tarahan dan PLTU Sebalang memanfaatkan woodchip (potongan kayu), sementara PLTU Bukit Asam dan PLTU Ombilin memanfaatkan biomassa jenis sawdust (serbuk kayu). Sedangkan PLTU Teluk Sirih akan menggunakan biomassa cangkang sawit,” ujar Djoko Mulyono.


Pada akhir kesempatan, Djoko Mulyono menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan Program Co-Firing di PLTU Tarahan. 

Tim PLTU Tarahan, Tim UIK SBS, DIV RSK, DIV EBT.


Pada kesempatan yang sama, EVP KIT EBT REG SUMKAL, Bambang Iswanto yang mewakili Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan (DIRREG SUMKAL) menjelaskan program Co-firing ini  merupakan bukti nyata PLN terhadap lingkungan untuk memenuhi target bauran energi.


“Program ini merupakan komitmen PLN untuk menjawab pemenuhan target bauran EBT, penurunan target emisi gas rumah kaca dan membantu dalam mengatasi permasalahan sampah” tegasnya.


Dalam arahan DIRREG SUMKAL yang disampaikannya,PLN mengapresiasi pencapaian UIK SBS dan seluruh pihak yang telah mensukseskan program Co-firing di Direktorat Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan dan turut mendoakan program Co-firing PLTU Tarahan berjalan lancar.


Sementara itu EVP Perencanaan & Enjiniring EBT PT PLN (Persero), Cita Dewi yang mewakili Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan menyampaikan implementasi Co-firing telah dilakukan sejak tahun 2020, sampai saat ini telah terimplementasi di 25 lokasi PLTU PLN.


“Hari ini telah bertambah 1 unit go live cofiring yaitu PLTU Tarahan, sehingga target 2021 sebanyak 25 lokasi, PLN telah berhasil mengimplementasikan di 26 PLTU PLN” ujarnya.


Cita Dewi mengapresiasi pencapaian tersebut mengingat banyak tantangan yang dihadapi seperti jaminan pasokan biomasa dimasa depan.


“Selamat kepada semua jajaran dan upaya PLN UIK SBS dalam implementasi Co-firing baik dalam kesiapan unit maupun mendapatkan pasokan bahan baku" lanjutnya.


Dengan bertambahnya jumlah PLTU yang berhasil Co-firing, maka bertambah pula bauran EBT PLN. Hal ini sekaligus mendongkrak Kinerja Regional Sumatera Kalimantan yang bisa melampaui target implementasi Cofiring. PLN UIK SBS akan tetap mengupayakan program cofiring dimasa datang akan meningkat dan terus berinovasi agar masyakarat di Sumatera dapat menikmati listrik yang andal dan ramah lingkungan.(*)

×
Berita Terbaru Update